JAKARTA - Asuransi Jasindo menegaskan arah transformasi bisnisnya pada 2026 dengan menjadikan kecepatan, akurasi, dan transparansi proses klaim sebagai pilar utama pelayanan.
Adapun langkah ini ditempuh di tengah meningkatnya volatilitas risiko serta ekspektasi nasabah terhadap layanan asuransi yang semakin tinggi.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema mengatakan transformasi yang dijalankan perseroan berfokus pada peningkatan kualitas layanan klaim yang terintegrasi dengan sistem manajemen risiko serta tata kelola perusahaan yang kuat.
“Pada 2026, fokus kami bukan hanya pada pertumbuhan bisnis, tetapi pada bagaimana setiap proses, termasuk proses klaim, dapat memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah. Klaim adalah momen menjaga kepercayaan bagi perusahaan asuransi, dan kami memastikan proses ini berjalan cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Brellian dalam keterangan resmi, Jumat, 6 Februari.
Brellian bilang sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan, Asuransi Jasindo memperkuat kolaborasi tim taktis klaim lintas fungsi. Tim ini bertugas melakukan evaluasi cepat terhadap setiap klaim bernilai besar atau berisiko tinggi, sehingga keputusan dapat diambil secara objektif dan berbasis data.
Menurut Brellian, pendekatan tersebut tidak hanya mempercepat waktu penyelesaian klaim, tetapi juga menjaga kualitas portofolio perusahaan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Brellian menegaskan, seluruh proses tetap berpijak pada prinsip prudent underwriting dan kerangka risk appetite yang jelas.
“Risk appetite bukan sekadar dokumen formal, tetapi menjadi panduan dalam setiap keputusan strategis. Setiap lini bisnis Asuransi Jasindo bergerak dalam koridor yang seimbang antara pertumbuhan dan ketahanan finansial,” jelasnya.
Brellian menambahkan, setiap keputusan bisnis selalu melalui evaluasi menyeluruh terhadap potensi risiko dan imbal hasil guna memastikan keberlanjutan perusahaan di tengah dinamika industri asuransi.
BACA JUGA:
Transformasi tersebut diperkuat dengan penerapan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten. Asuransi Jasindo mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas melalui sistem pengawasan yang terstruktur.
Selain itu, perseroan telah mengantongi sertifikasi ISO 37001:2016 tentang Anti Bribery Management System, serta menerapkan sistem pengendalian internal yang kuat dan audit eksternal secara berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap seluruh regulasi industri.
“Dengan kombinasi layanan klaim yang responsif, tim taktis yang solid, serta tata kelola yang kuat, kami optimistis Asuransi Jasindo dapat terus menjadi mitra perlindungan yang andal bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia,” tutup Brellian.