Bagikan:

BOGOR - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat kembali menguat setelah sempat mengalami tekanan.

Prasetyo mengatakan pemerintah menilai momentum penurunan IHSG menjadi titik awal untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pasar modal nasional.

"Bismillah hari ini bisa naik. Kita harus optimis, kita harus yakin. Kan itu untuk kepentingan kita semua ya," kata Prasetyo dilansir ANTARA, Senin, 2 Februari.

Ia menyebut pemerintah telah menggelar konferensi pers yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama jajaran kementerian dan lembaga terkait di Jakarta pada Minggu (1/2).

Pertemuan tersebut juga dihadiri pejabat sementara (Pjs) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa Efek Indonesia (BEI), menyusul pengunduran diri tiga anggota OJK sehingga Dewan Komisioner menunjuk pejabat sementara.

Menurut Mensesneg, peristiwa tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki ekosistem pasar modal, termasuk penyempurnaan regulasi.

Pemerintah, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, berkomitmen melakukan reformasi agar pasar saham Indonesia menjadi lebih terbuka, transparan, dan kredibel.

"Beberapa hal sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden kemudian diambil keputusan untuk kita mereformasi diri, memperbaiki diri supaya pasar saham kita menjadi lebih terbuka, lebih transparan, kredibel, dengan harapan ini akan memiliki kelas setara dengan pasar-pasar bursa lain di dunia," ujarnya.

Prasetyo menyampaikan saat ini yang terpenting adalah memahami faktor penyebab dari penurunan IHSG. Selanjutnya, pemerintah akan mencari solusi dari permasalahan tersebut.

"Kita perlu pahami apa yang melandasi sampai terjadinya, turunnya IHSG kita sangat signifikan, kan begitu. Nah, itulah yang kemudian kita cari jalan keluarnya," imbuh Prasetyo.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+