Bagikan:

JAKARTA - Selama tahun 2025, PT Pertamina International Shipping (PIS) mengangkut sebanyak 170 miliar liter BBM dan elpiji ke seluruh nusantara, dan penjuru dunia.

Direktur Utama PIS Surya Tri Harto mengatakan, PIS mengangkut energi berupa minyak mentah, produk kilang, BBM, dan elpiji untuk keamanan pasokan energi nasional, sebanyak 107 miliar liter. Serta angkutan kargo untuk market internasional sebanyak 63 miliar liter.

"Ini menunjukkan kontribusi signifikan PIS dalam memastikan pasokan energi dari Sabang sampai Merauke, serta perluasan jangkauan layanan yang terus dipercaya di pasar global," ujar Surya dalam keterangan kepada media, Kamis 22 Januari.

Dia menambahkan, realisasi sekaligus melanjutkan tren pertumbuhan bisnis dan kapasitas angkutan energi yang telah ditunjukkan PIS pada tahun sebelumnya, ketika perusahaan berhasil mengangkut lebih dari 161 miliar liter BBM dan elpiji pada 2024.

PIS juga terus memperkuat armada untuk angkutannya, dengan total mencapai 110 kapal milik hingga akhir tahun 2025.

Beroperasi 7 hari seminggu selama 24 jam penuh, operasional kapal tanker PIS juga didukung dengan kehadiran 338 kapal pendukung pelabuhan (tugboat) untuk memastikan kelancaran proses sandar dan bongkar muat di berbagai pelabuhan.

Beberapa program strategis juga dilaksanakan seperti perluasan pasar non-captive dengan ekspansi rute internasional melalui 3 kantor strategis yang mencakup pemasaran di Asia Pacific, Timur Tengah dan Eropa, dan diversifikasi jenis kargo.

Pada tahun 2025, sudah ada 84 kapal milik PIS yang telah memenuhi standar inspeksi Ship Inspection Report Programme (SIRE), standarisasi inspeksi kapal tanker guna memastikan standar keselamatan.

"Sebagai Sub Holding Integrated Marine Logistics dari Pertamina Group, langkah transformasi ini merupakan komitmen perusahaan untuk memperkuat keandalan operasional dalam distribusi dan ketahanan energi nasional. Serta, memperkuat daya saing armada Indonesia di kancah dunia," tandas Surya.