Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan, volume lalu lintas (lalin) yang melakukan perjalanan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) naik sebesar 2,03 persen dibandingkan Nataru 2024/2025.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 20 Januari.

"Berdasarkan data yang telah dihimpun mulai 16 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026, total terdapat 3.239.277 kendaraan melakukan perjalanan keluar dari Jakarta. Lalu lintas ini meningkat 2,03 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025 dan ini meningkat 9,76 persen dibandingkan arus lalin normal," kata Diana.

Diana menjelaskan, distrusi perjalanan itu mayoritas mengarah ke arah timur, yakni mencapai 46,28 persen dan disusul ke arah barat sebesar 29,9 persen.

"Distribusi arah perjalanan menuju wilayah barat sebanyak 29,9 persen, di wilayah timur ini 46,28 persen, sedangkan di wilayah selatan sebanyak 23,82 persen," ujarnya.

Sementara, lanjut Diana, terdapat 3,1 juta kendaraan yang masuk ke wilayah Jakarta pada momentum tersebut.

"Sedangkan untuk pelaku perjalanan arus balik dan masuk menuju Jakarta ini kami sampaikan ada 3.145.259 kendaraan, lalu lintas ini meningkat 2,31 persen (dibandingkan) periode Nataru 2024/2025 atau meningkat 9,09 persen dibandingkan arus lalin normal," ucap Diana.

Diana menambahkan, arus puncak mudik saat Nataru 2025/2026 terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025. "Adapun arus puncak balik terjadi pada Minggu, 28 Desember (2025) dan juga Minggu, 4 Januari 2026," imbuhnya.