Bagikan:

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2026 kepada pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Nanti akan ada penyerahan dalam waktu dekat. Nanti kita lihat jadwalnya," kata Airlangga kepada awak media di Mal Pondok Indah Jakarta, dikutip Minggu, 28 Desember.

Untuk diketahui, hingga akhir Desember, Presiden Prabowo Subianto diketahui belum menyerahkan DIPA APBN 2026 kepada pemerintah daerah maupun kementerian/lembaga.

Kondisi ini berbeda dari kebiasaan sebelumnya, di mana penyerahan DIPA APBN umumnya dilakukan pada akhir November.

Sebagai informasi, dalam beberapa tahun terakhir, penyerahan DIPA APBN telah dilakukan secara digital kepada kepala daerah dan pimpinan kementerian/lembaga, serta sistem ini mulai diterapkan sejak penyerahan DIPA APBN 2024 pada akhir November 2023.

Adapun DIPA merupakan dokumen penting dalam APBN yang menjadi dasar bagi para menteri, pimpinan lembaga, dan kepala daerah dalam menjalankan program pembangunan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa penyerahan DIPA APBN 2026 bersifat seremonial semata.

Dia menegaskan bahwa pelaksanaan APBN 2026 tetap berjalan normal meskipun DIPA belum secara resmi diterima oleh pemerintah daerah dan kementerian/lembaga.

Menurut Purbaya, agenda penyerahan DIPA awalnya direncanakan berlangsung pada Selasa, 16 Desember, namun harus ditunda karena menyesuaikan agenda Presiden Prabowo Subianto.

“Kan ini upacaranya saja, nanti kita tunggu kapan istana punya waktu. Bukan berarti pelaksanaannya APBN 2026 terhambat. Memang mundur dua minggu kan seremoninya. Tapi yang lain jalan,” ujar Purbaya beberapa waktu lalu.

Saat ditanya mengenai kemungkinan penyerahan DIPA dilakukan oleh pihak selain Presiden, Purbaya belum memberikan kepastian dan menyebut pemerintah masih akan melihat perkembangan jadwal ke depan.

“Nanti kita lihat,” ujarnya.