JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 17 Desember, diperkirakan menguat terbatas terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Mengutip data Bloomberg, Selasa, 16 Desember 2025, Kurs rupiah spot di tutup melemah 0,14 persen ke level Rp16.691 per dolar AS.
Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup turun 0,14 persen ke level harga Rp16.693 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menilai pergerakan rupiah masih berada dalam fase konsolidasi dengan peluang penguatan terbatas.
Ia menambahkan hal ini dipicu oleh pelemahan dolar AS yang tertekan data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang berada di bawah ekspektasi.
"Rupiah diperkirakan masih berkonsolidasi dengan poternsi menguat terbatas terhadap dolar AS yang sedikit tergetkan setelah data pekerjaan AS yang mengecewakan," ujarnya kepada VOI, Rabu, 17 Desember.
Menurutnya, pelaku pasar masih bersikap wait and see menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang dijadwalkan sore ini. Meskipun suku bunga diperkirakan tetap, terdapat potensi sinyal pelonggaran kebijakan ke depan.
"Investor wait and see mengantisipasi RDGBI sore ini yang walau diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, tapi berpotensi mensinyalkan pemangkasan kedepannya," ucapnya.
Sementara itu, Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyampaikan bahwa perhatian pasar sepanjang pekan ini tertuju pada perkembangan ekonomi Amerika Serikat, diawali dengan rilis data penggajian non-pertanian bulan November yang dijadwalkan akan rilis.
"Data tersebut diperkirakan akan menunjukkan lebih banyak tanda pendinginan di pasar tenaga kerja AS," tuturnya dalam keterangannya, dikutip Rabu, 17 Desember.
Ia menambahkan rilis ini juga berdekatan dengan publikasi data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) utama bulan November pada Kamis, yang akan dicermati untuk melihat potensi pelambatan inflasi.
Menurutnya kondisi pasar tenaga kerja dan inflasi menjadi dua indikator utama yang menjadi dasar pertimbangan The Federal Reserve dalam menentukan arah kebijakan moneternya.
BACA JUGA:
"Kekuatan pasar tenaga kerja dan inflasi adalah dua pertimbangan terbesar The Fed untuk mengubah kebijakan, dengan bank sentral telah menegaskan kembali pendiriannya yang berbasis data dalam seminggu terakhir," jelasnya.
Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu, 17 Desember dalam rentang harga Rp16.650 - Rp16.690 per dolar AS.
Sementara itu, Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah pada Rabu, 17 Desember, bergerak dalam kisaran Rp16.600 per dolar AS hingga Rp16.700 per dolar AS.