Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membuka kuota Mudik Gratis dengan moda bus pada angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan bilang sebanyak 75 bus dan 2 truk untuk mengangkut sepeda motor disiapkan untuk mengakomodir pemudik.

Sementara, sambung Aan, jumlah kuota untuk mudik gratis dengan bus kali ini disediakan sebanyak kurang lebih 3.090 penumpang dan untuk sepeda motor sebanyak 60 unit.

“Program ini dihadirkan untuk membantu kebutuhan masyarakat yang ingin pulang kampung ataupun berpergian dengan lokasi yang cukup jauh,” kata Aan dalam keterangan resmi, Kamis, 11 Desember.

Aan bilang pendaftaran akan dilakukan mulai Jumat, 12 hingga Minggu 21 Desember 2025 secara online melalui laman: https://nusantara.kemenhub.go.id.

“Pendaftaran akan ditutup apabila kuota sudah terpenuhi seluruhnya,” ujarnya.

Kata Aan, peserta mudik gratis dapat melakukan registrasi ulang atau validasi pada posko yang berada di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan dan GOR Bulungan Blok M Jakarta Selatan.

“Informasi terkini mengenai mudik gratis dapat dilihat pada aplikasi Mitra Darat melalui platform Nusantara Hub atau media sosial Instagram Ditjen Hubdat,” imbuhnya.

Aan bilang program mudik gratis kali ini akan diberangkatkan ke 10 kota tujuan di antaranya Solo, Wonosobo, Semarang, Wonogiri, Cilacap, Purwokerto, D.I Yogyakarta, Surabaya, Malang dan Madiun.

“Untuk keberangkatan bus akan dilaksanakan dari Terminal Pulogebang Jakarta pada tanggal 23 Desember 2025. Untuk pengangkutan sepeda motor dengan truk dilakukan dari Terminal yang sama pada tanggal 22 Desember 2025 ke kota Solo dan Yogyakarta,” jelasnya.

Aan pun mengimbau masyarakat yang akan pulang kampung atau berwisata dalam rangka libur Nataru untuk ikut program mudik gratis baik yang diselenggarakan oleh Kemenhub ataupun instansi lain, terutama bagi yang berencana naik kendaraan roda dua.

“Kami berharap dengan adanya program mudik gratis ini dapat mencegah masyarakat untuk mudik dengan sepeda motor, terlebih dengan jarak yang cukup jauh. Mudik dengan sepeda motor tidak kami rekomendasikan karena lebih berisiko terjadi kecelakaan,” katanya.