JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat, 5 Desember, diperkirakan melemah terbatas terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Mengutip data Bloomberg, Kamis, 4 Desember 2025, Kurs rupiah spot di tutup melemah 0,15 persen ke level Rp16.653 per dolar AS.
Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup turun 0,08 persen ke level harga Rp16.646 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyampaikan bahwa rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang menguat setelah rilis data klaim pengangguran AS yang lebih baik dari perkiraan.
Ia menilai pelemahan rupiah akan terbatas karena investor menantikan rilis data cadangan devisa Indonesia siang ini.
"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data pekerjaan AS klaim pengangguran yang lebih baik dari perkiraan. Namun perlemahan akan terbatas, investor menantikan data cadev Indonesia siang ini," ujarnya kepada VOI, Jumat, 5 Desember.
Sementara itu, Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan sejumlah data ekonomi AS memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Federal Reserve.
Meski demikian, ia menyampaikan pasar tetap memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin mencapai hampir 90 persen pada pertemuan The Fed 9–10 Desember, berdasarkan perangkat CME FedWatch.
Ia menjelaskan, laporan ketenagakerjaan ADP menunjukkan lapangan kerja sektor swasta berkurang 32.000 pada November, turun tajam dari revisi kenaikan 47.000 pekerjaan pada Oktober dan jauh di bawah proyeksi pertumbuhan positif.
Sementara itu, Ibrahim menyampaikan indeks jasa Institute for Supply Management (ISM) mencatat ekspansi moderat, meskipun indikator pendukungnya mengindikasikan perlambatan.
BACA JUGA:
"Investor kini menunggu sinyal yang lebih pasti dari Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulan September yang tertunda, tolok ukur inflasi pilihan The Fed, yang akan dirilis Jumat, untuk mengonfirmasi seberapa agresif kemungkinan penurunan suku bunga," tuturnya dalam keterangannya, dikutip Jumat, 5 Desember.
Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 5 Desember dalam rentang harga Rp16.650 - Rp16.690 per dolar AS.
Sementara itu, Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah pada Rabu, 3 Desember, bergerak dalam kisaran Rp16.600 per dolar AS hingga Rp16.700 per dolar AS.