Bagikan:

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) menambah pasokan BBM jenis Pertalite untuk menjaga ketahanan pasokan jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, untuk mengamankan pasokan, pihaknya kemudian melakukan impor Pertalite sebesar 1,4 juta kiloliter (KL).

"Tentu kita akan menambah produksi dari kilang dan juga ada beberapa tambahan impor yang kita akan datangkan," ujar Mars Ego dikutip Selasa, 25 November.

DIkatakan Mars Ega, sejatinya Pertalite merupakan produk yang mayoritas diproduksi di dalam negeri melalui kilang-kilang milik Pertamina. Namun Pertamina tetap akan melakukan impor untuk mempertebal stok dan mendongkrak ketahanan nasional.

Ia menambahkan, Pertamina ingin menambah ketahanan pasokan BBM bersubsidi itu menjadi 22 hingga 23 hari.

"Karena ini hanya untuk memperkuat karena Pertalite juga diproduksi dari kilang dalam negeri, namun untuk tambahan kita juga akan ada impor karena stok ini akan kita naikkan di level lebih daripada 21 hari," paparnya.

Sementara itu untuk jenis BBM Pertamax Turbo, Pertamina juga akan melakukan impor sembaru meningkatkan produksi dari kilang-kilang strategis.

"Pertamax Turbo ada tambahan impor tapi juga ada tambahan produksi dari kilang, dari kilang Cilacap dan kilang Balongan," tandas Mars Ega.