Bagikan:

JAKARTA - Badan Usaha (BU) pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Aneka Petroindo Raya (BP-AKR) kembali melakukan pembelian base fuel dari PT Pertamina (Persero).

Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas (Migas) ESDM Laode Sulaeman menyatakan pesanan tambahan tersebut sebesar 100.000 barel dan akan tibpada akhir November 2025.

“Ya, BP nambah lagi 100.000. Minggu ketiga November,” ujar Laode kepada awak media di Gedung Kementerian ESDM, Jumat, 7 November.

Adapun hingga saat ini baru SPBU BP yang telah mulai menjual BBM. Padahal, pasokan BBM milik BP telah mengalami kekosongan sejak akhi bulan Agustus.

Pada 30 Oktober yang lalu manajemen BP-AKR mengumumkan jika saat ini stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU BP sudah mulai tersedia lagi. Adapun produk BBM yang tersedia adalah BBM jenis BP 92 dan BP Ultimate Diesel.

"BP-AKR menginformasikan bahwa saat ini SPBU bp melayani penjualan produk BP 92 dan BP Ultimate Diesel," tulis manajemen dalam keterangan resmi, Kamis, 30 Oktober.

Dalam keterangan tersebut, BP juga menegaskan akansenantiasa mengusahakan agar pasokan BBM kembali normal di jaringan SPBU BP.

"SPBU bp tetap setia melayani pelanggan dengan produk berkualitas, fasilitas lengkap beserta tenant yang tetap buka untuk menemani perjalanan Anda," tulis manajemen.