JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengatur strategi untuk dapat menyerap 95 persen jatah anggaran APBN hingga akhir 2025. Hingga saat ini, PU baru menyerap sebesar 60 persen dari anggaran yang didapatkan.
Menteri PU Dody Hanggodo menyebut, salah satu yang menjadi kendala adalah terkait dengan panjangnya rantai untuk permintaan anggaran. Namun, dia meyakini hal tersebut sudah mulai bisa diselesaikan.
Kedua, adalah tender-tender yang administrasinya bisa memakan waktu lima hari. Namun, Dody mengeklaim hal tersebut sudah tak jadi persoalan, bahkan ia mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan percepatan.
"Nah, ini juga sudah mau selesai. Jadi, saya, sih, yakin kalau 95 persen plus itu bisa terkejar, mungkin bisa sampai 98 persen," ucap Dody di Jakarta, dikutip pada Sabtu, 1 November.
"Karena, kalau kemudian urusan approval multi years contract (MYC) itu bisa diokein oleh misalnya Menteri Keuangan dan Komisi V dalam minggu-minggu ini atau minggu depan, ya, pasti anggaran dibantu dibuka," sambungnya.
Menurut Dody, apabila anggaran tersebut sudah dibuka dengan percepatan dari Kementerian Keuangan dan Komisi V DPR, nantinya tender-tender tersebut bisa cepat menjadi kontrak dan pada akhirnya PU bisa menyerap anggaran dengan lebih baik lagi.
"Insyaallah target itu bukan target ngarang, tapi kami harus berhitung dan itu tiap minggu kami cek progresnya, masalahnya di mana," terang dia.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan ke kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada Jumat, 17 Oktober.
BACA JUGA:
Purbaya bilang, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan anggaran yang telah diberikan ke Kementerian PU bisa diserap secara optimal.
"Saya ke sini safari anggaran, lah, kira-kira untuk memastikan anggaran yang ada dibelanjakan dengan baik," ujar Purbaya.
Dia tak menampik, realisasi serapan anggaran kementerian yang dipimpin Dody Hanggodo itu masih rendah, yakni di bawah 50 persen.
Untuk itu, kunjungan yang dilakukan dirinya bersama jajaran guna memastikan Kementerian PU bisa menyerap anggarannya dengan maksimal.
"Saya tadi tanyakan ke Pak Menteri (Dody Hanggodo) langkah-langkahnya seperti apa dan kelihatannya langkahnya sudah cukup bagus, sehingga akhir tahun bisa diserap (anggarannya) mungkin 94 persen atau lebih," kata dia.