JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaporkan progres fisik program padat karya Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) telah mencapai lebih dari 50 persen hingga awal Oktober 2025.
P3TGAI merupakan salah satu program Kementerian PU sebagai upaya mendukung swasembada pangan yang menjadi prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Hingga awal Oktober 2025, progres fisik program ini mencapai 54,98 persen dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 98.919 orang," ujar Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat, 17 Oktober.
Program tersebut tersebar di 8.000 lokasi di seluruh Indonesia untuk tahap pertama dan akan diperluas ke tahap kedua pada tahun depan.
"Program P3-TGAI akan diperluas pada tahap II dengan menyasar 1.597 lokasi tambahan," katanya.
Adapun pada tahun anggaran (TA) 2025, Kementerian PU mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,8 triliun untuk merealisasikan program P3TGAI di 8.000 lokasi.
BACA JUGA:
Untuk diketahui, P3TGAI merupakan pekerjaan peningkatan saluran irigasi tersier dari saluran tanah menjadi saluran pasangan batu, yang dikerjakan langsung oleh petani atau masyarakat desa dengan sistem upah.
Rata-rata saluran dibangun sepanjang 300 meter dengan masa kerja sekitar 75 hari.
Program padat karya tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendistribusikan anggaran langsung hingga ke desa, memperkuat ekonomi lokal sekaligus menjaga kesinambungan produksi pangan nasional.