JAKARTA - Beroperasi sejak Januari 1998, Jalan Tol Palimanan–Kanci (Palikanci) kini sudah berusia 27 tahun.
Selama hampir tiga dekade itu, Palikanci menjadi salah satu titik krusial dari perjalanan masyarakat Indonesia, karena jalur tersebut menghubungkan wilayah Jawa Tengah dengan jalur utama Transjawa yang menuju Jakarta dan sekitarnya.
Ruas tol sepanjang 26,3 kilometer tersebut memudahkan masyarakat melakukan perjalanan harian maupun jarak jauh. Dengan tersambungnya jalur itu ke Tol Kanci–Pejagan di sisi timur dan Tol Cikopo–Palimanan di sisi barat, perjalanan lintas provinsi menjadi lebih singkat.
"Tol Palikanci terbukti memangkas waktu tempuh perjalanan, baik bagi masyarakat maupun sektor logistik. Misalnya, perjalanan dari Cirebon ke Majalengka yang biasanya memakan waktu hampir 1 jam lewat jalan nasional, kini dapat ditempuh hanya sekitar 35 menit melalui Tol Palikanci," ucap Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa, 23 September.
Menurut Ria, manfaat tersebut sangat dirasakan masyarakat, mulai dari pekerja beraktivitas lintas kabupaten, pelaku usaha yang membutuhkan akses cepat hingga keluarga melakukan perjalanan liburan.
Kemudian, adanya rest area di KM 207A dan KM 208B juga memberikan kenyamanan tambahan, sehingga pengguna jalan dapat beristirahat dengan tenang selama perjalanan.
Selain memperlancar aktivitas sehari-hari, Tol Palikanci juga menjadi penggerak roda ekonomi daerah. Jalur tersebut mendukung distribusi hasil industri, pertanian hingga perikanan.
BACA JUGA:
Sektor perikanan udang yang menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia turut terbantu karena pengiriman dapat lebih cepat, biaya logistik efisien dan kualitas produk tetap terjaga hingga ke pasar maupun pelabuhan ekspor.
"Dengan aksesibilitas semakin baik, kawasan industri, pergudangan dan pusat komersial di sekitar Cirebon Raya pun tumbuh pesat," kata Ria
Keberadaan Tol Palikanci pada akhirnya tidak hanya menjadi jalur penghubung perjalanan, tetapi juga penghubung peluang. Mulai dari mempercepat distribusi logistik, menjaga kualitas hasil perikanan dan pertanian hingga mendukung aktivitas harian masyarakat,
"Tol ini menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh pengguna jalan maupun warga sekitar," pungkasnya.