Bagikan:

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan juga Perum Bulog untuk segera menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Bali.

Zulhas sapaan akrabnya bilang arahan tersebut sudah disampaikan kepada Bapanas dan Bulog dalam rapat terbatas di kantornya pada Kamis, 11 September.

“Saya instruksikan Bulog dan Bapanas untuk segera mendistribusikan bantuan kepada korban banjir. Mari kita bahu-membahu membantu meringankan saudara-saudara kita di Bali, untuk melewati musibah ini,” katanya dikutip dari Instagram resminya @zul.hasan, Jumat, 12 September.

Lebih lanjut, Zulhas juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Bali. Dia pun menekankan keselamatan masyarakat menjadi yang utama di tengah kondisi ini.

“Keselamatan adalah hal utama di tengah situasi darurat. Kebutuhan pangan masyarakat terdampak juga harus menjadi prioritas,” ucapnya.

Zulhas mengaku baru pertama kali melihat Bali terkena musibah banjir bandang yang sangat parah. Karena itu, dia meminta seluruh jajaran kementerian/lembaga juga turut serta meringankan beban masyarakat Bali.

“Apa yang kita bisa lakukan, kita lakukan. Bantu saudara kita di Bali yang kena banjir. Saya baru ini melihat banjir di Bali, kalau ada rezeki masing-masing lah semampunya, sekuatnya,” katanya.

“Di kantor masing-masing kumpulkan kirim ke saudara-saudara kita yang ada di Bali,” sambungnya.

Sekadar informasi, BPBD Bali pun melaporkan 120 titik banjir melanda tujuh kabupaten/kota di Bali. Rinciannya, Denpasar sebanyak 81 titik banjir, Gianyar 14 titik, Badung 12 titik, Tabanan delapan titik. Kemudian, Karangasem dan Jembrana masing-masing empat titik dan Klungkung satu titik.

BPBD Bali juga menginformasikan sebanyak 562 warga mengungsi, terdiri dari 327 warga di Kabupaten Jembrana dan 235 warga di Kota Denpasar.

Pada, Kamis, 11 September, sekitar pukul 09.00 WITA, Polda Bali berhasil menemukan empat jenazah korban banjir yang sebelumnya dinyatakan hilang. Seluruhnya ditemukan di Tanah Kilap, Mangrove, Denpasar Selatan.

Dengan ditemukannya empat korban banjir oleh tim SAR gabungan, total 9 korban banjir berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara 4 korban lagi masih dilakukan pencarian.

Adapun jumlah korban banjir di Bali mencapai 14 orang. Dari jumlah tersebut 5 orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dan 8 orang dinyatakan hilang.