Bagikan:

JAKARTA - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menargetkan perolehan kontrak mencapai sekitar Rp8 triliun hingga akhir 2025 ini.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama WTON Kuntjara dalam Public Expose Live 2025, Selasa, 9 September.

"Jadi, target kontrak kami di 2025 itu kisaran antara Rp7,6 triliun sampai Rp8 triliun. Itu adalah kontrak lama dan kontrak baru," ujar Kuntjara.

"Jadi, itu yang siap diproduksi menjadi penjualan," sambungnya.

Adapun hingga Agustus 2025 ini, perolehan kontrak baru WTON baru mencapai Rp2,53 triliun. Artinya, angka itu baru mencapai 31,6 persen dari target yang ditetapkan.

Kuntjara optimistis, target tersebut bisa dicapai. Pasalnya, kata dia, perseroan sudah membidik beberapa proyek di sisa empat bulan terakhir ini.

"Tentunya di empat bulan tersisa ada beberapa proyek besar yang kami sasarkan. Kalau berjalan mungkin angka Rp8 triliun itu akan tercapai. Tapi kalau tidak tercapai, setidak-tidaknya kami akan mencatatkan kontrak di 2025 sekitar Rp7,5 triliun," ucap dia.

Untuk pendanaan pada semester kedua tahun ini, kata Kuntjara, perseroan masih mendapatkan kepercayaan dari pihak perbankan.

Dengan demikian, lanjut dia, WTON belum berencana menerbitkan obligasi.

"Untuk pendanaan di semester dua, kami alhamdulillah memang sampai dengan saat ini masih mendapat kepercayaan dari pihak perbankan. Jadi, kalau pun perlu kami hanya akan menarik dana kredit konvensional saja. Kami belum ada rencana menarik dana obligasi atau MTN," pungkasnya.