Bagikan:

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru melantik Laode Sulaiman sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang kosong sejak Februari yang lalu.

Kepada awak media, Laode mengatakan hal pertama yang akan dilakukan adalah mengimplementasikan hal-hal teknis untuk meningkatkan lifting minyak. Di sisi lain, Laode juga akan menyegerakan proses lelang lapangan minyak.

"Tadi lifting kita jaga, kemudian lapangan-lapangan yang harus dilelang segerakan, itu dua itu saja," ujar Laode kepada awak media di Gedung Kementerian ESDM, Jumat, 29 Agustus.

Asal tahu saja, sebelumnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berencana melakukan lelang atas 75 blok minyak dan gas bumi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dikatakan Laode, Menteri ESDM selalu menekankan terkait peningkatan lifting demi mencapai target 1 juta barel pada 2030.

"Tetap prioritasnya lifting. Karena itu setiap arahan Bapak Menteri selalu lifting," jelas dia.

Terkait tugas Laode sebelumnya terkait pipanisasi saat masih menjabat sebagai Direktur Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi, dia mengaku masih tetap berjalan dengan target rampung pada tahun 2026.

"Sudah di atas 77 persen. Cisem 2," sambung dia.

Untuk informasi, Laode Sulaiman merupakan lulusan Magister Teknik Kimia Universitas Indonesia pada tahun 2022 dan terakhir menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi.