Bagikan:

JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis, 28 Agustus 2025, diperkirakan berpotensi menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Untuk diketahui mengutip Bloomberg, pada hari Rabu, 27 Agustus 2025, Kurs rupiah spot di tutup melemah 0,42 persen ke level Rp16.368 per dolar AS. Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup turun 0,48 persen ke level harga Rp16.355 per dolar AS. 

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong memproyeksikan bahwa rupiah berpeluang menguat terhadap dolar AS.

"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang berbalik tertekan oleh kembalinya kekuatiran seputar intervensi Trump pada the Fed menyusul pernyatan pengacara Gubernur the Fed Lisa Cook yang berencana menuntut Trump," ujarnya kepada VOI, Kamis, 28 Agustus. 

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa sikap dovish dari pejabat The Fed New York, John Williams, terkait rencana pemangkasan suku bunga turut menjadi faktor pelemahan dolar AS.

Dari sisi domestik, Lukman menilai bahwa aksi demonstrasi yang direncanakan berlangsung hari ini berpotensi menurunkan sentimen positif pasar. Namun, dampaknya terhadap rupiah diperkirakan tidak signifikan, kecuali terjadi kerusuhan atau aksi anarkis.

Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah pada Kamis, 28 Agustus, bergerak dalam kisaran Rp16.300 per dolar AS hingga Rp16.400 per dolar AS.