JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI mencatat, jumlah pengguna wondr by BNI mencapai 8,6 juta sejak diluncurkan pada 5 Juli 2024.
Wondr by BNI merupakan aplikasi mobile banking baru yang secara bertahap menggantikan BNI Mobile Banking.
Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, kanal digital BNI semakin banyak digunakan oleh masyarakat.
"Aplikasi wondr by BNI yang telah kami launching pada 5 Juli 2024 saat ini telah melayani 8,6 juta pengguna aktif," ujar Putrama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, yang dipantau secara daring pada Kamis, 21 Agustus.
Sejak diluncurkan hingga saat ini, jumlah transaksi di wondr by BNI tercatat sebanyak 1,08 miliar kali.
Adapun nilai transaksinya mencapai Rp1.188 triliun serta jumlah transaksi meningkat 68 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
"Pertumbuhan inilah yang berkontribusi terhadap 10,5 persen pertumbuhan tabungan secara yoy di semester I-2025," katanya.
Menurut dia, fitur-fitur di wondr by BNI akan terus berkembang untuk memberikan pengalaman terbaik bagi nasabah BNI.
Salah satunya dengan fitur rekening multicurrency untuk 12 mata uang asing yang mereka hadirkan bagi nasabah.
BACA JUGA:
Mengutip laman resmi BNI, wondr by BNI merupakan aplikasi mobile banking generasi terbaru yang memiliki kapabilitas lebih baik dan dilengkapi teknologi terbaru dengan standar global serta akan memberikan user experience lebih baik dibandingkan BNI Mobile Banking.
Aplikasi itu diluncurkan pertama kali oleh eks Direktur Utama BNI Royke Tumilaar pada 5 Juli 2024.
Aplikasi tersebut ditujukan untuk membantu nasabah BNI dalam mengelola keuangan dan memenuhi kebutuhan finansial mereka secara lebih terencana.