JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor peternakan nasional sebagai langkah strategis menuju swasembada pangan berbasis protein hewani. Fokus utama diarahkan pada penguatan sistem pembibitan sapi dan kambing perah nasional.
Penegasan tersebut disampaikan Sudaryono saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU HPT) Baturraden di Banyumas, Jawa Tengah, Minggu, 3 Agustus.
Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas pembibitan sangat krusial karena berkaitan langsung dengan program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar anak-anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui.
"Dengan kualitas bibit dan pengelolaan ternak yang tepat, peternak akan mampu menghasilkan susu dalam jumlah dan mutu tinggi, membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," kata dia dalam keterangan tertulis.
Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar ini bilang, keberhasilan pengembangan industri susu nasional tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak. Ia mengajak semua unsur, mulai dari pemerintah, koperasi, hingga peternak, untuk terlibat aktif membangun sektor peternakan yang tangguh dan berdaya saing.
"Kegiatan ini hanya akan berhasil jika seluruh pihak terlibat, dari pemerintah, koperasi, hingga peternak. Mari kita pastikan bahwa bibit unggul ini menjadi awal kebangkitan industri susu nasional. Kita ingin anak-anak tumbuh sehat dari susu peternak lokal, dan peternak hidup sejahtera dari hasil usahanya sendiri," pungkasnya.
Dalam rangkaian kunjungan, Wamentan juga meninjau dua lokasi pengembangan, yakni Farm Manggala dan Farm Tegalsari. Ia menyaksikan langsung pelepasan 70 ekor sapi perah unggul hasil produksi BBPTU HPT, dengan 50 ekor dikirim ke Bandung dan 20 ekor ke Malang untuk mendukung kelompok peternak binaan di daerah tersebut.
BACA JUGA:
Sapi-sapi tersebut telah melewati seleksi ketat berdasarkan genetik, reproduksi, dan kesehatan. Diharapkan distribusi ini dapat memperkuat sentra produksi susu lokal sekaligus mempercepat pemerataan bibit unggul ke berbagai wilayah, mendukung industrialisasi susu dari hulu ke hilir.
Saat ini, BBPTU HPT Baturraden disiapkan menjadi Center of Excellence dalam bidang persusuan nasional. Dengan kapasitas produksi 7.000 liter susu per hari dan pembibitan hingga 600 ekor ternak per tahun, balai ini juga menjalankan fungsi pelatihan teknis, pemuliaan genetik, serta penyediaan pakan berkualitas.