JAKARTA - Anak Usaha PLN Energi Primer Indonesia, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg) mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp5,88 triliun.
Dalam lima tahun terakhir, pendapatan usaha BAg menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dan hal ini menjadi indikator kuat atas keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan dalam pengangkutan laut energi primer.
“Hal tersebut menjadi fondasi penting bagi kami untuk terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi keadalan supply chain energi primer" ujar Direktur Utama PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tri Susanto, Kamis, 24 Juli.
BAg juga mencatatkan laba bersih yang positif sepanjang tahun 2024. Laba bersih perusahaan tercatat mencapai Rp956,59 miliar, naik 6 persen dibandingkan capaian tahun 2023 sebesar Rp900,8 miliar.
Selain itu, melalui inisiatif strategis beyond kWh, BAg berhasil menciptakan nilai tambah sebesar Rp516 miliar, atau setara dengan 134 persen dari proyeksi awal.
Capaian ini merupakan upaya BAg dalam memperluas inisiatif Developing New Edge melalui berbagai terobosan strategis. BAg berhasil melakukan ekspansi pasar dengan menjangkau pelanggan di luar PLN Group, sekaligus memperluas portofolio layanan melalui diversifikasi usaha di sektor non-batubara yang meliputi jasa pengangkutan LNG, BBM, clinker, pengerukan (dredging), Jetty Management, hingga layanan keagenan kapal.
BACA JUGA:
Di samping itu, BAg juga aktif berkontribusi dalam agenda transisi energi nasional melalui berbagai upaya pengurangan emisi karbon sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan.
Dari aspek operasional, BAg juga mencatat volume pengangkutan batubara ke PLTU-PLTU PLN Group dan IPP yakni sebesar 37,28 juta MT tersebar dari ujung barat, Aceh sampai dengan Holtekamp, Papua. Hal ini didukung oleh penguatan armada melalui investasi dan kolaborasi dengan mitra Transportasi guna menjaga keandalan rantai pasok energi primer.