JAKARTA — Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi di Badan Gizi Nasional (BGN), Siti Aida Adha Taridala mengatakan, murid Sekolah Rakyat mendapatkan jatah makan bergizi gratis (MBG) sebanyak tiga kali sehari.
"Untuk Sekolah Rakyat, sesuai arahan Kabadan itu memang berbeda dengan yang selama ini sudah kita laksanakan (pemberian MBG). Itu diarahkan tiga kali makan, sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Kemudian (pemberian) dua kali snack, snack pagi dan sore," kata Aida kepada VOI, Senin, 14 Juli.
Aida menambahkan, Program MBG di Sekolah Rakyat akan dijalankan secara rutin setiap hari seiring mulainya aktivitas belajar-mengajar atau berakhirnya masa libur sekolah.
Sebelumnya, pelaksanaan program ini telah melalui uji coba pada Selasa dan Rabu pekan lalu, di dua Sekolah Rakyat, yaitu SRMA 13 Bekasi dan SRMP Jakarta Timur, dengan dukungan dari Kementerian Sosial (Kemensos).
"Uji cobanya sudah minggu lalu, uji coba oleh Kemensos, di sana BGN hadir memberikan MBG untuk anak-anak di Sekolah Rakyat pada Selasa dan Rabu. Pada Senin, 14 (Juli) , sudah mulai proses pembelajaran (disertai penyaluran MBG)," ucapnya.
BGN juga memastikan kesiapan infrastruktur pelayanan gizi di sekolah tersebut.
Hasil pemetaan menunjukkan bahwa ada 16 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang siap melayani Sekolah Rakyat.
BACA JUGA:
Menurutnya, dapur MBG ke-16 ini dinilai sesuai standar operasional prosedur (SOP) Badan Gizi Nasional berdasarkan jarak tempuh dan waktu pendistribusian sehingga mencegah ketidaklayakan makanan yang diberikan.
Dua SPPG yang menjadi percontohan, yakni SPPG Margahayu dan SPPG Graha Prima Kencana, telah melayani ribuan penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan.
"Berhubung dari detensifikasi mapping sementara itu ada 16 SPPG kita yang berdekatan (dengan Sekolah Rakyat), yang jangkauannya sesuai standar kita, aturannya 6 kilometer atau paling enggak 20-30 menit waktu tempuhnya. Dari 100 titik atau masih 60 sekian yang selesai bangunannya itu, ada 16 SR yang siap dilayani oleh Badan Gizi Nasional dalam MBG, tiga kali makan dan dua kali snack," jelas Aida.