JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan bahwa pendanaan koperasi desa (Kopdes) Merah Putih tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Dia bilang pendanaan bersumber dari pinjaman Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Zulhas sapaan akrabnya menjelaskan Kopdes harus mengantongi perencanaan yang matang. Kemudian, Himbara akan mengucurkan pinjaman dengan plafon Rp3 miliar.
“Nanti Rp3 miliar pinjaman dari Himbara. Pinjaman, plafon pinjaman. Tapi setelah usahanya jelas. Jangan ambil uang saja, tidak. Jadi tidak APBN,” katanya dalam konferensi pers, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin, 7 Juli.
Lebih lanjut, Zulhas bilang Kopdes Merah Putih harus memiliki lini yang jelas terlebuh dahulu. Sehingga ketika permodalan masuk, nantinya dapate mendukung koperasi tumbuh dan berkembang.
“Kopdes ini kita bentuk dengan cara yang benar, kita pikirin usahanya dulu, setelah usahanya ada, baru pembiayanya (masuk) nanti Rp3 miliar pinjaman,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih pada pekan depan. Rencananya, pusat kegiatan peluncuran akan dilaksanakan di Klaten, Jawa Tengah.
Rencana peluncuran Kopdes Merah Putih ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas dalam konferensi pers, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin, 7 Juli.
BACA JUGA:
“Kita bersyukur 80.000 Kopdes dan Koperasi Kelurahan sudah terbentuk maka akan di-launching oleh Bapak Presiden, diagendakan insyaallah tanggal 19 Juli. Sudah kita putuskan nanti pusat kegiatannya di Klaten, Jawa Tengah, diikuti oleh seluruh provinsi dan kabupaten,” kata Zulhas.
Saat ini, sambung Zulhas, sudah ada 100 model percontohan atau mockup nasional Kopdes dan Kopkel Merah Putih di 38 provinsi di Indonesia. Meksi begitu, dia menyakini jumlah tersebut akan bertambah hingga akhir tahun.
“Tapi kita minta kalau bisa tiap kabupaten ada (mockup) belum sempurna pun enggak apa-apa, karena sempurnanya nanti di akhir tahun, itu akan di-launching. Jadi koperasinya itu di akhir tahun, sekarang sebetulnya launching pembentukan (Kopdes dan Kopkel) terbentuknya tetapi sudah ada mockup yang jadi 100 sekian,” jelasnya.