JAKARTA - KAI Commuter telah mengoperasikan sebanyak lima trainset CLI-125 untuk operasional layanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek usai selesainya proses sertifikasi keselamatan dan kelayakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menyampaikan lima trainset ini terdiri dari tiga trainset di Lintas Bogor dan dua trainset Lintas Cikarang dengan seluruhnya terdiri dari 12 kereta (SF12).
Leza mengatakan dua trainset baru dioperasikan di lintasan Bogor dan Cikarang mulai akhir pekan kemarin, Sabtu, 14 Juni.
Sementara sisanya telah dioperasikan pada 1 Juni lalu.
“Hingga saat ini, KAI Commuter telah mengoperasikan sebanyak lima trainset CLI-125 yang terdiri dari tiga trainset di Lintas Bogor dan dua trainset Lintas Cikarang dengan seluruhnya SF12,” katanya dalam keterangan resmi, Senin, 16 Juni.
Leza menjelaskan bahwa pengoperasian trainset baru CLI-125 ini untuk menggantikan dua trainset yang beroperasi di lintas tersebut dan belum untuk tambahan perjalanan.
Sebagai informasi, sepanjang Juni 2025 ini rata-rata volume pengguna Commuter Line Jabodetabek pada hari kerja hampir 1 juta orang, dengan rata-rata pengguna pada lintas Bogor sebanyak 406.347 orang per harinya dan pada lintas Cikarang sebanyak 221.468 orang per harinya.
Sedangkan untuk pengguna pada saat weekend di lintas Bogor pada bulan Juni diangka 311.533 orang.
Sementara itu, di lintas Cikarang jumlah pengguna pada akhir pekan mencapai 179.046 orang.
Di samping itu, Leza juga mengingatkat pengguna layanan KRL Jabodetabek yang menggunakan KRL baru untuk bersama-sama menjaga fasilitas layanan yang tersedia di dalam kereta.
KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan saat bercommuter line, selalu menjaga dan perhatikan putra dan putri Anda baik di dalam commuter line atau pun Stasiun.
“Bagi pengguna Commuter Line yang akan menggunakan sarana KRL baru ini diimbau untuk menjaga fasilitas layanan yang tersedia di dalam kereta dengan tidak melakukan aksi vandalisme,” tutup Leza.