Bagikan:

JAKARTA - Paus Leo XIV melakukan kunjungan ke Spanyol. Di saat bersamaan, penyanyi kelahiran Puerto Rico penyabet Grammy Awards 2026, Bad Bunny, menggelar konser dua titik akhir pekan ini di negara Eropa barat daya tersebut.

“Jika mereka dihadapkan dengan pertanyaan ‘Apakah Anda ingin menonton Bad Bunny atau ingin menonton Paus?’ Saya pikir banyak yang akan menonton Bad Bunny,” kata Leo berkelakar dalam pidatonya di Spanyol pada Sabtu 6 Juni, dikutip dari Al Jazeera.

Kunjungan Leo ke Spanyol disambut dengan antusias oleh banyak orang.

Papan reklame, poster, dan gerbong kereta bawah tanah telah dipenuhi dengan wajahnya. Kerumunan orang memadati jalan-jalan di pusat kota Madrid saat Paus Leo datang.

Ia dijadwalkan selama sepekan di Spanyol.

“Tetapi saya pikir akan ada juga beberapa orang di sini untuk melihat Paus. Dan itu menunjukkan sesuatu, Anda tahu,” sambung Leo.

Ilustrasi acara konser musik. (Unsplash)

Paus Leo dikenal vokal tentang isu-isu terkini di seluruh dunia, termasuk imigrasi, kecerdasan buatan (AI), dan perang gabungan AS-Israel terhadap Iran.

Akibat menentang perang yang dipicu serangan gabungan AS-Israel ke Teheran Iran, Leo tak gentar dan masih berselisih dengan Presiden AS Donald Trump.

Dalam pidatonya di hari yang sama, orang Amerika pertama yang memimpin Gereja Katolik ini mengajak masyarakat Spanyol untuk menjauhi godaan mencapai popularitas dengan menyebar retorika yang memecah belah.

Menurut Leo, teknologi bertanggungjawab atas perpecahan dewasa ini, termasuk memperbesar prasangka dan melemahkan pemikiran kritis.

Hal itu dikatakan Leo saat Spanyol menghadapi polemik termasuk imigrasi dan korupsi.

“Saya mengajak semua orang untuk mengesampingkan narasi yang memecah belah dan mempolarisasi tentang realitas dan sejarah masyarakat Anda, sehingga dapat mengatasi penyederhanaan yang steril melalui apresiasi yang bermanfaat terhadap kompleksitas,” katanya.