MEDAN - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 20 rumah mengalami rusak berat akibat cuaca ekstrem.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawatimengatakan 20 rumah yang rusak terjadi di Kabupaten Serdangbedagai
"Berdasarkan laporan Pusdalops Sumut, 20 rumah yang rusak tersebut terjadi di Kabupaten Serdangbedagai pada Kamis (4/6)," ujar Sri Wahyuni dilansir ANTARA, Jumat, 5 Juni.
Ia mengatakan PusdalopsPB mendata cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Serdangbedagai terjadi di Kecamatan Perbaungan dan Kecamatan Sei Rampah.
Di Kecamatan Perbaungan, kata dia, dampak cuaca buruk melanda Desa Sei Sijenggi, Desa Melati II, Desa Patamg Sijonam, Desa Jambur.Pulau, Desa Cintai Air, Desa Lubuk Cemara, Kelurahan Tualamg dan Kota Galuh. Sedangkan di Kecamatan Sei Rampah melanda Desa Simpang Empat.
Sri Wahyunimengatakan korban jiwa, korban luka, maupun meninggaldunia berdasarkan laporan tersebut nihil.
Selain Kabupaten Serdangbegadai, PusdalopsPB mendata cuaca ekstrem juga melanda Kabupaten Batubara dan Kota Binjai.
Cuaca ekstrem yang melanda di Kabupaten Batubara, kata dia, mengakibatkan dua rumah rusak sedang dan satu rumah rusak ringan. Sedangkan di Kota Binjai tengah dilakukan pendataan.
Yuyun, sapaan akrabnya, mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan kedua pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
Selain itu, kata dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.