Bagikan:

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Hari Senin mengatakan, pembicaraan dengan Iran masih berlangsung, meskipun ada laporan Tehran telah menangguhkan negosiasi tidak langsung dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri permusuhan.

"Pembicaraan terus berlanjut, dengan cepat, dengan Republik Islam Iran," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social, melansir Al Arabiya dari Reuters (2/6).

Kantor berita yang berafiliasi dengan negara Iran, Tasnim, sebelumnya melaporkan, Teheran menghentikan negosiasi tidak langsung dengan AS setelah Israel memerintahkan pasukan untuk maju lebih dalam ke Lebanon.

Dalam wawancara telepon dengan media setelah laporan itu, Presiden Trump mengatakan dia belum diberitahu bahwa Iran menangguhkan pembicaraan dengan Washington.

"Mereka belum memberi tahu kami tentang itu," katanya dalam sebuah wawancara dengan NBC News.

Presiden Trump mengatakan, keheningan antara kedua pihak akan baik-baik saja dan Dia bersedia menunggu.

"Saya pikir kita sudah terlalu banyak bicara jika Anda ingin tahu yang sebenarnya. Saya pikir diam akan sangat baik, dan itu bisa berlangsung lama," jelasnya kepada Presiden Trump Sebut Pembicaraan dengan Iran Berlanjut.

Presiden dari Partai Republik itu mengatakan kepada jaringan berita tersebut, penangguhan negosiasi tidak berarti AS akan mulai membom Iran, dan menambahkan bahwa blokade AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku.

Dalam wawancara terpisah dengan CNBC, Presiden Trump mengatakan dia tidak keberatan jika pembicaraan berakhir.

"Sejujurnya, saya tidak peduli jika pembicaraan berakhir. Saya sama sekali tidak peduli," kata Presiden Trump seperti dikutip CNBC.

Tak lama setelah wawancara media tersebut dilaporkan, Presiden Trump mengeluarkan unggahan di media sosialnya yang mengatakan pembicaraan dengan Iran terus berlanjut.