Bagikan:

JAKARTA - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari melakukan penyelidikan secara intensif untuk mengungkap penyebab tewasnya seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial AS (24) yang ditemukan meninggal di dalam rumahnya di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga di kawasan BTN Rezky di Desa Ambepua Kecamatan Ranomeeto, Konsel, dalam kondisi penuh luka memar, pada Sabtu (30/5).

“Korban AS ditemukan dengan luka memar di beberapa bagian tubuh serta mengalami patah tulang pada lengan tangan” kata Welliwanto.

Welliwanto juga menyebutkan, berdasarkan pemeriksaan awal tim medis dan penyidik menemukan sejumlah luka fisik yang tersebar pada area wajah lengan bahu hingga paha korban.

Saat ditemukan meninggal dunia di dalam kamar korban didapati sedang bersama anaknya yang masih berusia sekitar dua tahun.

"Sebelum ditemukan meninggal dunia korban diduga kuat sempat terlibat cekcok atau pertengkaran rumah tangga dengan suaminya pada Jumat (29/5) malam," ujarnya.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, kata dia, personel Satreskrim Polresta Kendari telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.

“Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Kendari untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya” sebut Welliwanto.

Dia menyampaikan pihak kepolisian tengah mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi untuk mengetahui kronologi kejadian. Polisi juga telah mengamankan suami korban yang berinisial IS (28).

"Hingga saat ini suami korban masih menjalani pemeriksaan mendalam di Polresta Kendari. Kami juga memeriksa sejumlah saksi dari pihak keluarga serta tetangga sekitar rumah korban demi mendapatkan titik terang dalam kasus tersebut," tutur Welliwanto.