Bagikan:

PEKANBARU - Petugas gabungan Bandara Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru, Riau, dari TNI Angkatan Udara dan Aviation Security menggagalkan penyelundupan hampir 1 kilogram atau 919 gram sabu dan 1.653 butir pil ekstasi.

Komandan Lapangan Udara Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris mengatakan narkotika dan obat-obatan terlarang tersebut terdeteksi saat dilakukan pemeriksaan kargo. Barang haram tersebut rencana akan dikirim ke Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui ekspedisi udara dalam tangki motor yang dikemas rapi.

“Sekitar pukul 05.00 WIB, Selasa (19/5) petugas menemukan satu paket yang mencurigakan. Kemudian dilakukan pemeriksaan bersama," katanya dilansir ANTARA, Rabu, 20 MEI

Paket tersebut menuju kota Makkasar dengan penerbangan menggunakan Lion Air dengan transit di Yogyakarta baru menuju Makassar. Dugaan Haris, pelaku menggunakan jalur transit untuk mengelabui pengawasan petugas.

Namun begitu petugas hingga saat ini belum berhasil menangkap pelaku pengirim barang tersebut. Akan tetapi identitas dan alamat pengirim telah dikantongi petugas.

"Kita sedang telusuri. Untuk barang bukti kita serahkan ke BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Riau," ujarnya.

Dengan terbongkarnya modus ini, Haris mengatakan penyelundupan narkoba dengan menggunakan jalur udara masih menjadi pilihan bagi pelaku. Untuk itu pihaknya terus melakukan koordinasi dan memperketat pengawasan.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Pgs) General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Yoko Harianto menegaskan pihaknya juga terus memaksimalkan pengawasannya. Baik melalui pemeriksaan manual maupun pemeriksaan sinar x.

“Terkait pencegahan, petugas Avsec di area kargo bekerja sesuai prosedur. Jika ada barang mencurigakan dari hasil X-ray, langsung kami koordinasikan dengan instansi terkait,” tandasnya.