Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bertekad tidak akan berhenti menyelamatkan uang negara yang menurutnya berjumlah ribuan triliun rupiah.
Menurut Presiden Prabowo, penyerahan Rp10,27 triliun dan 2,37 juta hektara kawasan hutan oleh Satgas PKH hanya bagian kecil dari kekayaan negara yang berhasil diselamatkan.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo di gedung Kejaksaan Agung, Rabu, 13 Mei.
Presiden Prabowo menyoroti kekayaan alam Indonesia yang selama ini dinilai banyak mengalir ke luar negeri. Mulai dari sawit, batu bara, timah, hingga emas. Sementara hasil ekspornya tidak ada di Indonesia.
Prabowo menegaskan agenda penyelamatan kekayaan negara bukan proyek populisme politik. Menurut dia, langkah itu menyangkut masa depan 287 juta rakyat Indonesia.
Dalam pidatonya, Prabowo juga mengutip amanat UUD 1945 bahwa bumi, air, dan seluruh kekayaan alam harus dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat.
Presiden Prabowo mengakui perlawanan terhadap agenda itu sangat besar. Namun pemerintah, tidak punya pilihan selain melanjutkan penertiban.