JAKARTA - Komisioner Eropa untuk Perluasan Marta Kos menegaskan Uni Eropa akan mendukung keinginan Armenia untuk menjadi anggota blok tersebut.
“Hanya rakyat Armenia yang dapat menentukan masa depan mereka. Pertemuan Komunitas Politik Eropa terakhir dan juga KTT Uni Eropa-Armenia menunjukkan arah yang ingin mereka tempuh, dan Eropa akan mendukung mereka,” kata Kos menjelang pertemuan Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa di Brussels dilansir ANTARA dari Sputnik, Senin, 11 Mei.
Sebelumnya, pada Sabtu,Presiden Rusia Vladimir Putinmengusulkan agar rencana Armenia bergabung dengan Uni Eropa dibahas dalam pertemuan puncak Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) berikutnya.
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan berulang kali menyatakan keinginan negaranya menjadi anggota Uni Eropa, namun masih harus memenuhi berbagai standar yang ditetapkan blok tersebut.
Dalam pembicaraan dengan Pashinyan pada 1 April, Putin menegaskan keanggotaan Armenia secara bersamaan dalam serikat pabean Uni Eropa dan EAEU tidak mungkin dilakukan.
Putin juga mengatakan akan lebih tepat jika Yerevan menggelar referendum mengenai pengembangan kerja sama dengan Uni Eropa.
Menurut dia, jika itu terjadi, Rusia sebagai mitra ekonomi utama Armenia dapat mengambil langkah yang sesuai dan menempuh jalan “perpisahan yang damai, bijaksana, dan saling menguntungkan.”