Bagikan:

JAKARTA - Milisi di Republik Demokratik (RD) Kongo melakukan teror menewaskan 69 orang di kawasan konflik Provinsi Ituri.

AFP mengutip sumber lokal dan keamanan mengatakan pada Sabtu 9 Mei waktu setempat bahwa teror itu dilakukan sejumlah pria bersenjata yang berafiliasi dengan milisi Codeco.

Evakuasi jenazah korban disebutkan memakan waktu berhari-hari lantaran rentan dan tak adanya jaminan keamanan di wilayah tersebut.

Sumber keamanan mengungkapkan jumlah korban tewas dalam serangan yang terjadi pada akhir April 2026 itu sebanyak 69 orang, tetapi seorang pejabat perlindungan sipil setempat, Dieudonne Losa, mengatakan ada lebih dari 70 orang tewas.

Sebelumnya, pasukan penjaga perdamaian PBB yang beroperasi di Republik Demokratik Kongo (MONUSCO) memperingatkan tentang potensi gelombang teror di wilayah timur yang sedang bergejolak di negara tersebut.

"Puluhan warga sipil telah tewas dalam beberapa hari terakhir" di daerah-daerah di provinsi Ituri, Kivu Utara, dan Kivu Selatan, kata MONUSCO, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Wilayah timur Republik Demokratik Kongo kaya mineral telah dilanda konflik selama tiga dekade yang melibatkan berbagai kelompok bersenjata, milisi, dan pasukan tentara.