JAKARTA - Nastar retak saat dipanggang adalah masalah yang cukup sering terjadi saat baking. Meski rasanya tetap enak, permukaan yang pecah bisa membuat tampilannya kurang cantik. Untuk itu, penting mengetahui penyebabnya agar hasil nastar bisa lebih mulus.
Lantas, apa saja penyebab umum nastar retak saat dipanggang? Selengkapnya, yuk simak ulasannya di bawah ini:
Penyebab Nastar Retak Saat Dipanggang
Beberapa faktor yang bisa menyebabkan nastar retak, antara lain:
Suhu oven terlalu tinggi
Bagian luar cepat kering, sementara bagian dalam masih mengembang, sehingga permukaan retak.
Komposisi bahan tidak seimbang
Terlalu banyak tepung terigu atau kurang lemak membuat adonan cenderung kering dan mudah retak.
Adonan terlalu lama diuleni
Menguleni berlebihan dapat mengurangi kelembutan adonan, sehingga lebih mudah retak saat dipanggang.
Olesan kuning telur terlalu tebal
Permukaan cepat mengeras dan berisiko pecah saat proses pemanggangan.
Cara Mengatasi Nastar yang Retak
Agar nastar tetap mulus dan tidak retak, coba terapkan tips berikut:
Gunakan suhu oven yang stabil
Panggang pada suhu sekitar 150–160°C agar matang merata tanpa membuat permukaan cepat kering.
Perhatikan komposisi bahan
Gunakan takaran yang seimbang antara tepung terigu, mentega, dan bahan lainnya agar adonan tetap lembab.

Pemilihan tepung terigu berkualitas yang sering digunakan untuk nastar, seperti tepung terigu serbaguna premium Kompas, juga membantu menghasilkan tekstur yang lebih halus dan stabil.
Hindari menguleni adonan terlalu lama
Aduk secukupnya hingga tercampur rata agar tekstur tetap lembut.
Oles kuning telur tipis saja
Cukup 1–2 lapis tipis agar permukaan tetap cantik tanpa mudah retak.
Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, kamu bisa menghasilkan nastar yang tidak hanya enak, tapi juga mulus dan menarik. Selamat mencoba!