Bagikan:

JAKARTA - Kedutaan Besar Iran di Italia mengatakan Amerika Serikat mengalami 'kebangkrutan moral' saat menanggapi laporan kemungkinan partisipasi tim nasional sepak bola Italia menggantikan Iran di Piala Dunia.

"Sepak bola adalah milik rakyat, bukan politisi. Italia telah mencapai kejayaan di lapangan, bukan berkat keuntungan politik. Upaya untuk mengecualikan Iran dari Piala Dunia hanya menunjukkan 'kebangkrutan moral' Amerika Serikat, yang bahkan takut akan kehadiran 11 pemain muda Iran di lapangan," kata kedutaan dilansir ANTARA dari Sputnik, Jumat, 24 April.

Sebelumnya, Presiden Komite Olimpiade Italia Luciano Buonfiglio menyatakan laporan tentang penggantian Iran di Piala Dunia sebagai hal yang menyinggung, seraya menambahkan hak untuk lolos ke Piala Dunia harus diraih.

Utusan khusus AS untuk kemitraan global Paolo Zampolli sebelumnya mengatakan kepada surat kabar Financial Times ia telah mengusulkan penggantian Iran dengan Italia di Piala Dunia mendatang di tengah ketegangan antara para pemimpin kedua negara Barat tersebut.

Surat kabar tersebut melaporkan Presiden AS Donald Trump sedang mengejar diplomasi sepak bola untuk memulihkan hubungan dengan salah satu sekutu utama NATO-nya setelah konflik terkait pangkalan militer dan kritik Trump terhadap Paus Leo XIV.

Pada 31 Maret, Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina.