Bagikan:

KEDIRI — Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur, mengusut kematian seorang balita berusia empat tahun asal Kelurahan Ngronggo yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka lebam di tubuhnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk ibu, nenek, dan ayah tiri korban.

“Kami masih mendalami keterangan mereka untuk mengetahui penyebab pasti kematian anak tersebut,” ujar Elyasarif, dikutip Antara Kamis 16 April.

Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan tim medis untuk memastikan penyebab kematian korban, apakah murni karena faktor alami atau terdapat indikasi kekerasan.

Korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Rabu (15/4) petang. Saat kejadian, korban berada di rumah bersama neneknya, sementara kedua orang tuanya bekerja di luar.

Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk menjalani visum et repertum.

“Luka lebam yang ditemukan masih kami dalami. Kami menunggu hasil pemeriksaan medis agar penanganan kasus ini lebih jelas dan objektif,” katanya.

Sementara itu, kakak kandung korban, Muhammad Wahyudi (26), mengaku terakhir bertemu adiknya dua hari sebelum kejadian. Ia menyebut korban kerap terlihat tertidur setiap kali ia berkunjung ke rumah neneknya.

“Dua hari lalu saya ke sana, dia tidur. Setiap saya datang juga seringnya tidur,” ujar Wahyudi.

Ia mengaku terkejut atas kematian adiknya dan berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus tersebut.

“Saya berharap kejadian ini bisa diungkap, dicari kebenarannya,” katanya.