JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrey Rudenko bertemu dengan Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali di Moskow, di mana keduanya menyoroti pentingnya proses negosiasi berkelanjutan untuk mengurangi ketegangan di Timur Tengah.
"Pertemuan itu menekankan tentang perlunya menyelesaikan kontradiksi yang ada melalui cara-cara politik dan upaya negosiasi berkelanjutan untuk deeskalasi ketegangan dan mencapai situasi normal untuk jangka panjang dan berkelanjutan, yang akan melayani kepentingan mendasar semua negara di kawasan," menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow, Kamis, 16 April dilansir ANTARA dari Sputnik/RIA Novosti.
Sebelumnya pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk Teheran, hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik AS yang berada di Timur Tengah.
BACA JUGA:
Pada akhir pekan lalu, Sabtu (11/4), Iran dan AS mengadakan pembicaraan di Islamabad, Pakistan, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran.
Sehari kemudian, Minggu (12/4), Wakil Presiden AS J. D. Vance selaku ketua delegasi AS dalam pembicaraan itu mengatakan Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan selama negosiasi.
Delegasi AS pun pulang dengan tangan kosong.