Bagikan:

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia pada Selasa 14 April, berlaku mulai pukul 07.00 WIB.

BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut dapat mencapai hingga 4 meter, terutama di wilayah Samudra Pasifik utara Papua. Kondisi ini dipengaruhi pola angin yang cukup kencang di beberapa wilayah perairan.

Di wilayah utara, angin bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 10–35 knot. Sementara di wilayah selatan, angin bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 7–24 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.

BMKG mencatat sedikitnya 17 wilayah berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter, di antaranya perairan barat Aceh, Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, Lampung.

Selain itu, wilayah selatan Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, hingga NTT. Selain itu, Laut Maluku serta perairan Pasifik utara Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Barat juga termasuk dalam kategori tersebut.

Adapun gelombang lebih tinggi, berkisar antara 2,5 hingga 4 meter, berpotensi terjadi di perairan utara Papua yang berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik.

BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko keselamatan pelayaran.

“Gelombang tinggi dapat membahayakan aktivitas di laut, terutama bagi kapal berukuran kecil hingga sedang,” demikian peringatan BMKG.