Bagikan:

JAKARTA - Otoritas Uni Emirat Arab (UEA) telah mengirimkan bantuan medis yang terdiri dari obat-obatan dan peralatan medis senilai 2,7 juta Dirham UEA (Rp12.524.765.162) ke Jalur Gaza, Palestina.

Pengiriman ini, bagian dari Operasi Gallant Knight 3 dan didukung oleh Sheikha Mouza bint Suhail Al Khaili, datang pada saat rumah sakit di wilayah tersebut mengalami kekurangan pasokan medis penting yang parah, dikutip dari The National (6/4).

Uni Emirat Arab diketahui terus menjadi mendukung Palestina, bahkan ketika negara tersebut membela diri dari serangan Iran.

Bulan lalu, konvoi bantuan UEA tiba di Gaza membawa pakaian, makanan, obat-obatan, dan perlengkapan penting lainnya. Mereka adalah bagian dari Operasi Gallant Knight 3.

Gencatan senjata yang rapuh mulai berlaku di Gaza hampir enam bulan yang lalu.

Operasi Gallant Knight 3 diluncurkan sebagai respons terhadap pecahnya perang pada Oktober 2023.

UEA telah berada di garis depan upaya pengiriman bantuan ke Gaza, mendirikan rumah sakit terapung di Mesir, rumah sakit lapangan di Gaza, dan mengevakuasi ribuan pasien kanker dan mereka yang terluka dalam perang untuk menerima perawatan di UEA.

bantuan kemanusiaan uea
Kapal Khalifa yang membawa bantuan kemanusiaan UEA untuk Jalur Gaza, Palestina. (Sumber: WAM)

Sebagai bagian dari dukungan infrastruktur vitalnya, Gallant Knight 3 membangun enam pabrik desalinasi dengan kapasitas gabungan dua juta galon per hari, dikutip dari WAM dan Gulf News.

Rumah Sakit Lapangan UEA di Gaza telah merawat hampir 53.000 pasien, sementara Rumah Sakit Terapung UEA di Al-Arish telah memberikan perawatan medis kepada 20.000 pasien tambahan. Operasi ini juga memasok sistem perawatan kesehatan Gaza dengan lima ambulans baru untuk memperkuat kapasitas tanggap darurat.

Di bidang sosial, sembilan inisiatif komunitas diimplementasikan untuk membantu 3.310 penduduk, termasuk kampanye "Oktober Merah Muda di Mata UEA", yang menawarkan harapan dan bantuan kemanusiaan kepada pasien kanker.

Selama periode yang sama, 3.458 permohonan bantuan kemanusiaan ditangani melalui sistem terpadu yang dirancang untuk memastikan dukungan cepat dan penyampaian bantuan yang efektif.

Pada Bulan Oktober, Gallant Knight 3 memasok 21 tanker air hasil desalinasi ke Perusahaan Air Kota Pesisir untuk membantu memenuhi kebutuhan air mendesak keluarga dan komunitas yang menghadapi kekurangan akut.

Tanker-tanker ini - masing-masing berkapasitas 10 meter kubik dan mengangkut hingga 150.000 liter per perjalanan - membantu memasok kebutuhan sekitar 200.000 penduduk, mencerminkan komitmen teguh UEA untuk meringankan krisis kemanusiaan di Gaza.

Di bidang pangan, operasi ini menyediakan sekitar 15.000 makanan setiap hari, yang bermanfaat bagi 750.000 orang, dan mengoperasikan delapan toko roti yang memproduksi sekitar 25.700 roti setiap hari, mendukung hampir 128.500 orang. Selain itu, lebih dari 20.000 paket bantuan didistribusikan ke 41 kamp di seluruh Jalur Gaza.

Pada Hari Sabtu, Dubai Humanitarian mengumumkan mereka sedang mengangkut 22,3 ton pasokan medis penting ke Gaza. Bantuan tersebut, yang disediakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, akan mendukung sekitar 110.000 orang.