Bagikan:

JAKARTA - Uni Emirat Arab (UEA) membuka pusat medis khusus di Kota Khan Younis, Jalur Gaza untuk memberikan perawatan darurat kepada warga sipil Palestina, membantu meringankan beban layanan kesehatan yang hancur akibat konflik dengan Israel dan kekurangan pasokan kronis.

Pusat Medis Emirates memiliki beberapa departemen khusus dan dilengkapi untuk mendukung pasien yang membutuhkan perawatan primer dan darurat.

Fasilitas baru ini, yang dibuka pada Hari Minggu, akan memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan bagi warga Palestina yang dilanda krisis kemanusiaan yang diperburuk oleh badai hebat yang melanda Jalur Gaza dalam beberapa hari terakhir.

"Pusat ini dilengkapi untuk menerima kasus darurat serta pasien yang membutuhkan perawatan kesehatan primer, dengan departemen khusus dan apotek untuk menyediakan perawatan yang sesuai," kata Direktur Pusat Medis Emirates Dr. Sameh Hamid, dilansir dari The National (15/12).

Hujan deras, angin kencang, dan banjir telah membuat warga sipil yang terkepung – banyak yang mengungsi dan tinggal di tenda darurat – semakin berisiko. Seorang bayi berusia delapan bulan meninggal karena kedinginan pada hari Kamis, akibat cuaca dingin setelah air membanjiri tenda keluarganya di Khan Younis.

pusat kesehatan uea di khan younis
Pembukaan fasilitas layanan kesehatan UAE di Khan Younis, Gaza, Palestina. (Sumber: WAM)

Fasilitas kesehatan ini merupakan bagian dari operasi bantuan berkelanjutan UEA di wilayah tersebut sejak perang dengan Israel dimulai pada Oktober 2023.

Hiba Al Najjar, yang menjabat sebagai koordinator kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jalur Gaza, memuji UEA atas upaya berkelanjutannya untuk memperkuat sektor kesehatan wilayah yang sedang tertekan.

Ia mengatakan, bantuan yang diberikan oleh UEA telah meningkatkan kapasitas sistem kesehatan Gaza dan membantunya memberikan perawatan penting kepada warga sipil yang membutuhkan.

UEA sebelumnya membuka rumah sakit lapangan berkapasitas 200 tempat tidur di Gaza pada Desember 2023, yang sejak itu telah merawat puluhan ribu warga Palestina.

Rumah sakit lapangan, yang dengan cepat dibangun oleh tim profesional medis dan staf pendukung, dilengkapi dengan teknologi dan perlengkapan medis canggih.

Rumah sakit ini mengkhususkan diri dalam bedah umum dan ortopedi serta menawarkan layanan anestesi dan perawatan intensif untuk anak-anak dan dewasa.

Rumah sakit ini juga menyediakan layanan pengobatan internal, kedokteran gigi, kedokteran keluarga, dan perawatan psikiatri.

Selain itu, UEA juga mendirikan rumah sakit terapung – yang berlabuh di Al Arish, Mesir – pada 24 Februari 2024 sebagai bagian dari dukungan kemanusiaan yang luas.

Kapal yang telah dimodifikasi ini dilengkapi dengan unit bedah dan perawatan intensif canggih, departemen radiologi, dan laboratorium. Kapal ini memiliki kapasitas 100 tempat tidur pasien dan tambahan 100 tempat tidur untuk kerabat pendamping. Lebih dari 5.000 operasi telah dilakukan di atas kapal besar ini.