Bagikan:

JAKARTA - Kepala Parlemen Iran memperingatkan Presiden Amerika Serikat pada Hari Minggu, "langkah-langkah sembrono"nya akan berarti "seluruh kawasan kita akan terbakar."

"Langkah-langkah sembrono Anda menyeret Amerika Serikat ke dalam NERAKA yang mengerikan bagi setiap keluarga, dan seluruh kawasan kita akan terbakar karena Anda bersikeras mengikuti perintah Netanyahu," tulis Mohammad Bagher Ghalibaf dalam unggahan X berbahasa Inggris, merujuk pada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dikutip dari Al Arabiya (6/4).

Kepala Parlemen Iran menambahkan, "satu-satunya solusi nyata adalah menghormati hak-hak rakyat Iran dan mengakhiri permainan berbahaya ini."

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan, Ia memberikan batas waktu bagi Iran hingga Selasa malam untuk membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi serangan terhadap infrastrukturnya, menurut wawancara yang Ia berikan kepada Wall Street Journal pada Hari Minggu.

"Jika mereka tidak melakukan sesuatu pada Selasa malam, mereka tidak akan memiliki pembangkit listrik dan jembatan yang masih berdiri,” kata Presiden Trump kepada Journal.

Politisi Partai Republik itu kemudian mengunggah di media sosial, tanpa menyebut Iran atau detail lainnya: "Selasa, pukul 8:00 malam Waktu Bagian Timur!"

Dalam unggahan terpisah sebelumnya pada Hari Minggu, Presiden Trump mengatakan Iran akan menghadapi serangan infrastruktur jika tidak membuka selat tersebut pada hari Selasa, tetapi tidak memberikan waktu spesifik.

Diketahui, ketegangan regional telah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Negeri Para Mullah membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Selain itu, Iran juga membatasi pergerakan kapal melalui Selat Hormuz, jalur air yang menjadi salah satu urat nadi transportasi minyak dan gas global .