Bagikan:

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Sekretariat Tetap Meeting of the Governors and Mayors of ASEAN Capitals (MGMAC) di Kantor Biro Kerja Sama Daerah (KSD) Setda Provinsi DKI Jakarta, Grha Ali Sadikin, Balai Kota. Penetapan Jakarta sebagai sekretariat permanen forum tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam Deklarasi MGMAC di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2025.

Penunjukan ini menandai peran baru Jakarta sebagai pusat koordinasi forum kepala daerah ibu kota negara-negara ASEAN. Dengan status tersebut, berbagai agenda MGMAC—mulai dari persiapan hingga pelaksanaan sidang tahunan—akan terpusat di Jakarta.

"Waktu itu, saya berdiskusi dengan seluruh delegasi di Kuala Lumpur. Dari pertemuan tersebut, disepakati melalui Deklarasi Kuala Lumpur Jakarta menjadi Sekretariat Tetap Meeting of the Governors and Mayors of ASEAN Capitals atau MGMAC," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 2 April.

Keberadaan sekretariat tetap ini dinilai akan mempercepat koordinasi antarkota di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, Jakarta juga berperan sebagai penghubung utama dalam merumuskan agenda bersama, termasuk isu perkotaan seperti transportasi, lingkungan, hingga tata kelola kota.

"Apa manfaatnya? Manfaatnya banyak sekali. Karena tentunya seluruh aktivitas dan sebagainya sebelum ada sidang-sidang MGMAC seperti tahun ini di Manila, persiapannya pasti dilakukan di sini," ucap pramono

Dengan seluruh proses awal dipusatkan di Jakarta, peran birokrasi daerah diharapkan lebih aktif dalam mendukung diplomasi antarkota. Forum MGMAC juga menjadi ruang pertukaran pengalaman dan praktik terbaik antaribu kota di ASEAN dalam menjawab tantangan urbanisasi.

"Itu membuat dan memberikan nuansa Jakarta sekarang ini betul-betul dalam cara berpikir dan sebagainya sudah harus menjadi kota global tetapi tidak menghilangkan peran Jakarta salah satunya adalah menjadi pusat perekonomian nasional," jelasnya.

Pramono menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kolaborasi regional sekaligus mendorong pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Posisi Jakarta sebagai tuan rumah Sekretariat ASEAN dinilai menjadi keuntungan tersendiri dalam mempercepat komunikasi dan pengambilan keputusan lintas negara.

"Jakarta memiliki infrastruktur yang lengkap dan kuat. Kota ini juga terus berkembang sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus kota global. Jika MGMAC dapat berperan lebih aktif, saya yakin ini akan menjadi modal sosial yang penting bagi Jakarta untuk terus berkembang ke depan," urai Pramono.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan forum MGMAC secara profesional agar tetap relevan dengan dinamika perkotaan di kawasan. Menurutnya, kualitas interaksi dan cara pandang pengelola forum akan menentukan efektivitas kerja sama yang dibangun.

“Saya meminta jajaran yang mengelola forum ini benar-benar memperhatikan cara pandang, cara berpikir, hingga cara berinteraksi. Semua itu harus mencerminkan Jakarta sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional. Mudah-mudahan hal tersebut dapat terwujud,” imbuhnya.