Bagikan:

JAKARTA - Wakil Koodinator KontraS, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh dua orang pelaku berboncengan motor matic di kawasan Jalan Salemba 1, Talang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Kejadian tersebut terekam kamera pengintai cctv yang berada di lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut, kedua pelaku diduga sebelumnya melaju searah dengan motor korban.

Kemudian motor yang dikendarai kedua pelaku telah mendahului motor korban dan berputar searah atau berhadapan dengan motor korban.

Pelaku terlihat berjalan perlahan di sekitar perempatan jembatan kali. Setelah motor keduanya berpapasan dengan jarak yang cukup dekat, pelaku terlihat dalam rekaman cctv menyiramkan cairan diduga air keras ke wajah korban.

Atas kejadian tersebut, motor yang dikendarai Andrie Yunus kemudian menepi dan meninggalkan motornya sambil berteriak kesakitan.

Dugaan air keras itu mengenai tubuh bagian kanan dan wajah Andrie. Lantaran korban terus berteriak histeris sehingga warga sekitar berkerumun mendekati korban.

Kejadian itu juga mengundang kemarahan warga sekitar hingga berusaha mencari keberadaan pelaku.

Atas kejadian tersebut, Andrie langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Ia dinyatakan mengalami luka bakar 24% atas kejadian tersebut.

Sekedar diketahui, Andrie merupakan salah satu aktivis yang pernah berdemo di hotel Fairmont saat DPR diam-diam membahas pengesahan RUU TNI tahun lalu. Andrie juga menjadi bagian Komisi Pencari Fakta (KPF) terkait demonstrasi dan kerusuhan Agustus 2025.

Terkait kejadian, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto belum merespon saat dikonfirmasi VOI melalui pesan WhatsApp pada Jumat, 13 Maret, malam.