JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kepada Axios pada Hari Rabu, "praktis tidak ada lagi" yang bisa ditargetkan di Iran dan perang di sana akan segera berakhir.
"Sedikit ini dan itu. Kapan pun saya ingin perang ini berakhir, maka akan berakhir," kata Presiden Trump dalam wawancara telepon singkat, dilansir dari Al Arabiya (12/3).
Konflik dimulai hampir dua minggu lalu dengan serangan terhadap Iran oleh AS dan Israel yang bertujuan untuk melumpuhkan kemampuan militer dan program nuklir Iran.
Diketahui, kawasan Timur Tengah memanas seiring dengan serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari, menewaskan warga sipil dan pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Iran membalas dengan melakukan serangan ke wilayah Israel dan sasaran fasilitas terkait aktivitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Serangan tersebut terjadi beberapa minggu setelah otoritas Iran menumpas protes massal, meskipun Amerika Serikat dan Israel mengatakan mereka tidak serta merta berupaya menggulingkan rezim Iran.
Terpisah, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan pada Hari Rabu, kampanye pengeboman bersama dengan AS terhadap Iran akan berlanjut "selama diperlukan," dan menegaskan serangan tersebut telah menimbulkan banyak korban jiwa di pihak pasukan Teheran.
BACA JUGA:
"Operasi ini akan berlanjut tanpa batas waktu, selama diperlukan, sampai kita mencapai semua tujuan dan memutuskan hasil kampanye," katanya.
Katz menambahkan, serangan akan terus berlanjut di Teheran dan di seluruh negeri "hari demi hari, target demi target."
Menhan Katz mengatakan serangan akan terus berlanjut "untuk memungkinkan rakyat Iran bangkit, bertindak, dan menyingkirkan rezim ini," menambahkan "pada akhirnya, itu adalah sesuatu yang bergantung pada mereka."