JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta memastikan pendaftaran program mudik gratis tahun ini tidak akan dibuka kembali. Seluruh kuota peserta telah terpenuhi setelah proses verifikasi data pemudik rampung dilakukan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan jumlah peserta yang lolos verifikasi justru bertambah dibandingkan data pendaftar awal.
"Dari 26.282 pendaftar meningkat menjadi 30.774 pemudik hasil verifikasi sehingga ada kekurangan bus," kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 10 Maret.
Menurut Syafrin, kondisi tersebut membuat Pemprov DKI tidak dapat menambah kuota peserta mudik gratis. Pemerintah hanya akan memberangkatkan pemudik yang sudah masuk dalam daftar hasil verifikasi.
Ia memastikan seluruh peserta yang telah terdata akan tetap diberangkatkan sesuai jadwal yang telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan.
"Yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan. Jadi tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi," jelasnya.
Program mudik gratis Pemprov DKI setiap tahun disiapkan untuk membantu warga Jakarta pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik.
Tahun ini, Pemprov DKI menyiapkan 20 kota tujuan untuk bus pemudik, yakni:
- Terminal Tirtonadi Solo
- Terminal Indihiang, Kota Tasikmalaya
- Terminal Alang-Alang Lebar, Kota Palembang
- Terminal Purboyo Madiun
- Terminal Pilangsari Sragen
- Terminal Cilacap
- Terminal Giwangan Yogyakarta
- Terminal Kertawangunan, Kabupaten Kuningan
- Terminal Rajabasa, Kota Bandar Lampung
- Terminal Kota Tegal
- Terminal Kabupaten Kebumen
- Terminal Kepuhsari Jombang
- Terminal Pekalongan
- Terminal Giri Adipura Wonogiri
- Terminal Tamanan Kediri
- Terminal Arjosari Malang
- Terminal Mendolo Wonosobo
- Terminal Bulupitu Purwokerto
- Terminal Mangkang, Kota Semarang
- Terminal Purabaya, Kabupaten Sidoarjo
Selain itu, tersedia enam lokasi tujuan untuk truk pengangkut sepeda motor, yakni Semarang, Kebumen, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Sidoarjo.
Untuk arus mudik dari Jakarta, sepeda motor diberangkatkan pada Senin, 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogadung. Penyerahan motor paling lambat 15 Maret 2026 pukul 17.00 WIB. Penumpang diberangkatkan pada Selasa, 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas).
Sementara arus balik ke Jakarta, sepeda motor diberangkatkan pada 25 Maret 2026 dari enam terminal tujuan menuju Terminal Pulogadung. Penumpang diberangkatkan pada 26 Maret 2026 dari 20 terminal tujuan menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang.
Calon peserta wajib menyiapkan Kartu Keluarga (KK), KTP DKI Jakarta (diutamakan), serta STNK jika membawa sepeda motor. Setiap pendaftar dapat menambahkan maksimal tiga anggota keluarga dalam satu KK.
NIK yang didaftarkan harus sesuai dengan KTP asli. Setelah mendaftar secara online, peserta wajib melakukan verifikasi dengan membawa fotokopi dokumen ke lokasi verifikasi terdekat sesuai jadwal kluster kota tujuan.
Apabila tidak hadir saat verifikasi, peserta dianggap mengundurkan diri dan kuota dialihkan kepada pendaftar lain. Tiket juga dilarang diperjualbelikan atau dipindahtangankan.