YOGYAKARTA – Selat Hormuz memang jadi jalur perdagangan minyak dunia paling vital. Namun, selat tersebut bukan satu-satunya. Artinya masih ada jalur perdagangan minyak lain yang juga tak kalah penting. Artikel ini akan memberikan informasi kepada Anda jalur perdagangan minya dunia yang perannya sangat vital.
Jalur Perdagangan Minyak Dunia Paling Vital
Dilansir dari Visual Capitalist, harga minya dunia sangat bergantung dengan stabilitas jalur perdagangan. Jika ada hambatan di jalur perdagangan, maka distribusi minyak dunia akan terganggu. Sangat penting untuk benar-benar memastikan jalur distribusi minyak yang vital tetap lancar tanpa hambatan.
Dari sekian banyak jalur distribusi minyak, ada beberapa rute yang sangat penting bahkan vital yakni sebagai berikut.
- Selat Malaka
Banyak kapal pengangkut minyak melewati Selat Malaka. Jalur lintas ini seringkali padat dengan kapal-kapal yang melintas. Jalur ini lokasinya ada di antara Malaysia dan Indonesia. Disebut sebagai jalur distribusi minyak dunia paling sibuk karena per hari ada sekitar 23,2 juta barel minyak didistribusikan lewat selat ini. Angka tersebut mencakup sekitar 29,1% dari jumlah minyak maritim global.
Selat Malaka dianggap vital karena meghubungkan Samudra Hindia dengan Laut Cina Selatan. Lewat selat ini, minyak bisa dikirim ke Cina, Jepang, hingga Korea Selatan.
BACA JUGA:
- Selat Hormuz
Lokasi Selat Hormuz ada di antara negara Iran dan Oman yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Di tahun 2025, selat ini menjadi jalur pengangkut minyak yang mendistribusikan sekitar 20,9 juta barel per hari, alias sekitar seperlima dari konsumsi minyak dunia.
Berbeda engan Selat Malaka, Selat Hormuz bisa menampung kapal tanker minyak dengan ukuran besar. Lewat jalur ini, mayoritas minyak disalurkan untuk kebutuhan pasar di Asia seperti Tiongkok, India, Jepang, dan Korea Selatan.
- Suez Canal dan Suez-Mediterranean Pipeline
Terusan Suez (Suez Canal) dan Pipa SUMED (Suez-Mediterranean Pipeline) ini juga punya peran sangat penting untuk pendistribusian minyak dunia. Jalur ini biasanya menyalurkan sekitar 4,9 juta barel per hari. Jalur ini menghubungkan Laut Merah ke Laut Mediterania.
Itulah tiga jalur perdagangan minyak dunia paling vital. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.