Bagikan:

KUPANG - Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda NTT menyelamatkan seekor Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) yang ditemukan lemas dan tidak mampu berenang di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Direktur Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda NTT, Irwan Deffi Nasution, mengatakan penyu tersebut ditemukan dalam kondisi tubuh dipenuhi teritip sehingga kesulitan bergerak di air.

“Banyak sekali teritip ditemukan di seluruh tubuhnya, mulai dari cangkang hingga bagian tubuh lainnya,” kata Irwan di Kupang, Antara, Selasa, 10 Maret.

Ia menjelaskan, penyu tersebut pertama kali terlihat terapung di sekitar pelabuhan marina oleh anggota piket kapal patroli KP.P Padar sekitar pukul 09.40 Wita.

Melihat kondisi satwa yang dilindungi itu, personel Ditpolairud bersama awak kapal wisata yang berada di sekitar lokasi segera melakukan upaya penyelamatan.

Sekitar pukul 09.47 Wita, penyu tersebut berhasil diamankan dan dibawa ke atas kapal patroli KP.P Padar XXII-3018 untuk dibersihkan dari teritip yang menempel di tubuhnya.

Setelah proses pembersihan, personel Ditpolairud langsung berkoordinasi dengan Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) dan World Wide Fund for Nature (WWF) guna penanganan lebih lanjut.

Sekitar pukul 11.30 Wita, tim dari BKKPN dan WWF tiba di kapal patroli untuk melakukan pemeriksaan kesehatan serta pengukuran terhadap penyu tersebut.

Namun karena kondisinya belum menunjukkan pemulihan, petugas bersama tim konservasi memutuskan membawa satwa tersebut ke kolam perawatan milik BKKPN di Labuan Bajo.

“Untuk sementara penyu dirawat di kolam milik BKKPN hingga kondisinya pulih. Setelah dinyatakan sehat, penyu tersebut akan dilepas kembali ke habitat aslinya,” ujar Irwan.

Ia menegaskan, pihaknya tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perairan, tetapi juga turut berperan menjaga kelestarian ekosistem laut serta satwa yang dilindungi di wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Kami berkomitmen menjaga kelestarian laut dan satwa dilindungi. Jika masyarakat menemukan satwa laut yang membutuhkan pertolongan, segera laporkan kepada petugas,” katanya.