Aceh - Jelang Idulfitri, pemerintah kebut pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Berbagai pihak terlibat dalam proses pembangunan tersebut, termasuk TNI dan Polri yang turut membantu pengerjaan di lapangan.
Pantauan di lapangan, Senin, 9 Maret, personel Polsek Kejuruan Muda melaksanakan kegiatan peninjauan sekaligus pengamanan di lokasi pembangunan huntara dan huntap bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Sementara itu, di Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau Pauh, anggota TNI juga turut membantu proses pembangunan hunian bagi warga. Hingga Minggu, 8 Maret, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama lintas kementerian dan lembaga terkait telah berhasil membangun 1.771 unit hunian sementara (huntara) yang tersebar di 25 lokasi strategis.
Sebanyak 1.339 kepala keluarga (KK) kini menempati hunian yang lebih layak dan dilengkapi dengan perabotan penunjang dari BNPB, Kementerian Sosial, serta berbagai lembaga kemanusiaan.