Bagikan:

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 15 RT di Jakarta masih terendam banjir pada siang ini akibat hujan mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Sabtu, 7 Maret malam.

"Info terkini genangan sampai dengan pukul 12.00 WIB, BPBD mencatat BPBD mencatat saat ini terdapat 148 RT dan 20 ruas jalan tergenang" kata Kepala Pusdatin BPBD DKI Jakarta M. Yohan dalam keterangannya, Senin, 9 Maret.

Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:

1. Kelurahan Duri Kosambi

Jumlah: 3 RT

Ketinggian air: ±50 cm

Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Semanan

2. Kelurahan Rawa Buaya

Jumlah: 7 RT

Ketinggian air: ±50 cm

Penyebab: curah hujan tinggi

3. Kelurahan Jelambar

Jumlah: 1 RT

Ketinggian air: ±30 cm

Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Grogol

4. Kelurahan Kembangan Selatan

Jumlah: 2 RT

Ketinggian air: ±50 cm

Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Bendungan Kali Pelopor

5. Kelurahan Kembangan Utara

Jumlah: 2 RT

Ketinggian air: ±70 cm

Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan kali

Sebagian warga terdampak banjir juga telah mengungsi ke sejumlah lokasi penampungan sementara. Di Kelurahan Kedaung Kali Angke, pengungsi tersebar di tiga titik, yakni Masjid Jami Al Khaeer sebanyak 11 kepala keluarga (KK) atau 28 jiwa, Masjid Uswatun Hasanah sebanyak 20 KK atau 50 jiwa, serta Masjid Jami Al Fudhollah sebanyak 13 KK atau 60 jiwa.

Sementara di Kelurahan Kembangan Selatan, pengungsi berada di Masjid At Taqwa dengan jumlah 27 KK atau 80 jiwa, serta di Majlis Darul Muhyi sebanyak 13 KK atau 50 jiwa.

Di Kelurahan Kembangan Utara, warga mengungsi di Masjid Jami Al Ikhlas dan Mushola At Tihanah dengan jumlah 36 KK atau 108 jiwa, serta di Ruang Literasi dan SDN 05/08 sebanyak 13 KK atau 33 jiwa. Selain itu, sebagian pengungsi juga ditampung di Sekolah SDSN 01 Pagi.

Adapun di Kelurahan Jelambar, pengungsi tercatat berada di Mushola At Taqwa dengan jumlah 10 kepala keluarga atau sekitar 30 jiwa.

Sementara itu, ruas jalan yang masih tergenang berada di Jalan Kapuk Muara Raya, Kelurahan Kapuk Muara dan lampu merah luar Kembangan Raya, Kelurahan Kembangan Selatan.

"Ketinggian air pada ruas jalan yang masih tergenang berkisar 15 sampai 50 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke," ungkap Yohan.