Bagikan:

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai generasi muda saat ini semakin kritis dan berani menyuarakan aspirasi. Menurutnya, sikap tersebut penting bagi para pengambil kebijakan dalam merumuskan arah pembangunan.

"Ke depan anak-anak muda kita adalah generasi yang kritis dan berani menyuarakan aspirasi. Itu penting bagi para pengambil keputusan, termasuk kami yang diberi amanah mengawal pembangunan infrastruktur," kata AHY dalam keterangannya, Jumat, 6 Maret.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu menekankan aspirasi anak muda harus benar-benar menjadi bagian dari proses pengambilan kebijakan. Dengan begitu, pembangunan tidak hanya menjadikan generasi muda sebagai objek.

“Dengan begitu kebijakan yang dihasilkan benar-benar merepresentasikan dan mengakomodasi aspirasi, termasuk generasi muda. Mereka tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek pembangunan,” ujarnya.

AHY juga menyinggung arah pembangunan infrastruktur ke depan. Ia menilai pembangunan tidak seharusnya hanya berfokus pada proyek fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga harus menyentuh sektor lain yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Selain infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, kita juga harus memperhatikan sektor pendidikan agar semakin baik, termasuk fasilitas kesehatan yang harus semakin mudah diakses seluruh masyarakat," ujar AHY.

Selain pendidikan dan kesehatan, AHY juga menyoroti pentingnya ruang kreatif bagi generasi muda. Menurutnya, kota modern perlu menyediakan ruang bagi anak muda untuk mengekspresikan ide dan karya.

"Kita berharap ke depan hadir sentra-sentra kreatif yang memberikan ruang lega bagi generasi muda Indonesia, khususnya di Jakarta, untuk terus berkreasi dan mengekspresikan karya-karyanya. Ini adalah ciri kota modern dan kota maju," urainya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono menilai gagasan pembangunan yang melibatkan generasi muda sejalan dengan kebutuhan Jakarta sebagai kota global.

Ia mengatakan ruang kreatif dan fasilitas publik menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kota yang ramah bagi anak muda.

“Jakarta membutuhkan lebih banyak ruang kreatif dan fasilitas publik yang mendukung aktivitas generasi muda. Aspirasi anak-anak muda harus menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan kota,” kata Mujiyono.

AHY sebelumnya mendengar langsung aspirasi generasi muda dalam kegiatan Ngobrol Santai Bareng Mas AHY yang digelar di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis, 5 Maret.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrat Andika Wisnuadji Putra Soebroto. Ia menyebut forum itu menjadi ruang dialog terbuka antara pemimpin nasional dengan generasi muda.

"Generasi muda hari ini membutuhkan ruang dialog yang terbuka dengan para pemimpin. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan komunikasi yang lebih dekat, santai, tetapi tetap substansial," ungkap.

Dialog berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta, mulai dari isu pembangunan infrastruktur, peluang generasi muda dalam pembangunan nasional, hingga harapan terhadap masa depan Indonesia.

Beberapa waktu lalu, AHY juga menggelar pertemuan serupa dengan anak muda di Serang, Bogor, dan Singkawang. Dalam pertemuan itu, ia mendengarkan langsung aspirasi generasi muda sekaligus menjelaskan program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.