Bagikan:

JAKARTA - Terjadi kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta dan sepeda motor di Jalan Gunung Sahari pada Rabu, 4 Maret sekitar pukul 23.31 WIB. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari dalam bus Transjakarta, kronologi kecelakaan bermula ketika sebuah sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi.

Motor yang ditumpangi oleh dua orang pria tersebut melaju dari arah Pademangan menuju Pasar Senen.

"PT Transjakarta menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan yang melibatkan bus operator DMR 240205 dan sebuah sepeda motor di arah Kampung Melayu," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transakarta Ayu Wardhani dalam keterangannya, Kamis, 5 Maret.

Pengendara motor tersebut nekat melakukan manuver menyalip kendaraan lain agar bisa menerobos masuk ke jalur khusus bus Transjakarta (busway). Akibat melaju terlalu kencang di ruang salip yang sempit, motor tersebut kehilangan kendali lalu menghantam separator atau pembatas beton jalan.

"Motor menabrak separator (MCB), terjatuh di dalam jalur, dan terjadi kontak dengan bus yang sedang melaju dengan kecepatan 40km/jam," ujarnya.

Setelah menabrak separator, kedua pengendara terpental dan terjatuh tepat di lajur busway. Di saat bersamaan, sebuah bus Transjakarta sedang melintas di jalurnya, sehingga tabrakan tak dapat dihindari.

Dalam penanganan awal, korban meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sementara satu korban lainnya yang mengalami luka dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Podomoro.

"Transjakarta telah menyerahkan rekaman CCTV dan bersikap kooperatif, serta menyerahkan investigasi sepenuhnya kepada pihak kepolisian," tutur Ayu.

Saat ini armada bus telah diamankan di Unit Laka Lantas Pancoran. Penanganan kasus kecelakaan tersebut juga tengah ditangani oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

" Transjakarta mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan tidak memasuki jalur bus demi keselamatan bersama," imbuh Ayu.