JAKARTA - Presiden Donald Trump mengatakan pembalasan atas serangan terhadap Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh, serta atas kematian personel militer AS selama konflik dengan Iran, akan segera diungkapkan.
Presiden Trump menyampaikan pernyataan tersebut dalam percakapan telepon dengan reporter NewsNation, Kellie Meyer, yang kemudian menggambarkan percakapan tersebut dalam sebuah unggahan di X.
"Dalam reaksi pertamanya terhadap serangan terhadap Kedutaan AS di Riyadh, Presiden Trump mengatakan kepada saya, ‘Anda akan segera mengetahuinya,’ apa pembalasannya," tulis Meyer di X, seperti dilansir dari Al Arabiya (3/3).
Komentar Presiden Trump muncul setelah Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan kedutaan AS di Riyadh telah menjadi sasaran dua drone.
Serangan itu menyebabkan kebakaran terbatas dan kerusakan kecil pada bangunan, kata kementerian tersebut di X.
Diketahui, AS dan Iran menggelar "Operation Epic Furry" versi Washington atau "Operation Roaring Lion" versi Tel Aviv pada Hari Sabtu, dikutip dari ABC.
Serangan itu menyebabkan ratusan korban tewas di Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pejabat senior Tehran.
Negeri Para Mullah kemudian menanggapi serangan tersebut dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone Israel, pangkalan militer AS di Kawasan Teluk serta pangkalan militer Inggris di Siprus.
BACA JUGA:
Dikutip dari CBS News, militer AS pada Hari Senin mengatakan korban tewas tentara mereka dalam konflik terbaru dengan Iran telah mencapai enam orang.